Skip to main content

Regedit (Registry Editor)

 

       Regedit (Registry Editor) adalah pusat database untuk pengaturan konfigurasi aplikasi dan informasi lainnya yang diperlukan oleh aplikasi. Dan semua pengaturan tersebut diatur dalam bentuk key. Di dalam registry kita bisa melakukan tiga hal yaitu: membaca, menulis dan menghapus.Kita dapat menjalankan registry dengan cara menuliskan regedit pada klik start lalu run.

       Class registry adalah kumpulan dari key-key yang terdapat di bawahnya dimana key-key tersebut ditempatkan pada class yang sesuai dengan fungsi key tersebut.
Di dalam registry terdapat enam buah member class. Berikut adalah jenis member class dan fungsi dari class tersebut.

1. HKEY_CLASSES_ROOT – cabang ini berisi pemetaan dari semua file-file assosiasi anda, yang digunakan untuk mensupport feature drag-and-drop, informasi OLE, shortcut window, dan aspek inti dari user interface windows.

2. HKEY_CURRENT_USER – cabang ini nge-link dengan seksi HKEY_USERS yang sedang login pada PC dan berisi informasi seperti nama login, setting desktop, dan setting start menu.

3. HKEY_LOCAL_MACHINE – cabang ini berisi informasi spesifik dari komputer, misalnya tentang tipe hardware, software, dan preferences lain, informasi ini digunakan untuk semua user yang login pada komputer tersebut.

4. HKEY_USERS
– cabang ini berisi individual preferences untuk tiap user pada komputer tersebut, tiap user direpresentasikan dengan sub-key SID yang terletak dibawah cabang utama.

5. HKEY_CURRENT_CONFIG – cabang ini nge-link dengan seksi dari HKEY_LOCAL_MACHINE untuk konfigurasi h/w yang bersesuaian.

6. HKEY_DYN_DATA – cabang ini menunjuk pada bagian dari HKEY_LOCAL_MACHINE. Untuk user yang memanfaatkan feature plug-&-play, seksi ini bersifat dinamis dan akan berganti seiring dengan ditambahkannya atau dicopotnya suatu device pada system.

Contoh key registry :

1. HKEY_CURRENT_USER\ Identities
– Fungsi key ini adalah untuk pengaturan identitas user.

2. HKEY_CURRENT_USER\ SessionInformation\ Count
– Fungsi key ini adalah untuk memberi informasi mengenai jumlah program yang sedang di jalankan
– apaila kita menjalankan 4 program maka secara otomatis nilai count akan berubah sesuai jumlah program yang sedang aktiv.

3. HKEY_CURRENT_USER\ Software
– Fungsi dari key ini adalah untuk mengatu seluruh program yang terdapat pada computer
– jika kita menginstal software baru maka ia akan membuat subkey di dalam key ini

4. HKEY_CURRENT_USER\Software\Macromedia
– Fungsi dari key ini adalah untuk pengaturan Software Macromedia yang telah terinstal pada computer.

5. HKEY_CURRENT_USER\ Software \ Microsoft
– Fungsi key ini adalah untuk mengatur dan mencari informasi menganai software Microsoft yang terinstal dalam computer
– ketika kita menginstal software Microsoft maka software tersebut akan membuat subkey beru dalam key ini

6. HKEY_CURRENT_USER\Software\Microsoft\Office
– Funsi key ini adalah untuk mengatur program-program yang terdapat pada Microsoft office

7. HKEY_CURRENT_USER\Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion \Policies
– Fungsi key ini adalah untuk pengaturan akses dalam Windows
– disini kita bisa melakukan blok tehadap fasilitas windows seperti RUN dan Task Manager

8. HKEY_CURRENT_USER\Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion \Policies\ NoRun
 – Fungsi key ini adalah untuk pembelokiran akses run

9. HKEY_CURRENT_USER\Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion \Policies\ DisableRegistryTools
– Fungsi key ini adalah untuk pembelokiran akses registry

10. HKEY_CURRENT_USER\Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Group Policy\GroupMembership
– Fungsi key ini adalah untuk mengatur group membership dari user yang sedang aktiv

11. HKEY_CURRENT_USER\Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Run
– Fungsi key ini adalah untuk menjalankan suatu program secara otomatis ketika user aktiv

12. HKEY_CURRENT_USER\Software\Microsoft\Notepad
– Fungsi key ini adalah untuk pengaturan notepad

13. HKEY_CURRENT_USER\Software\Adobe
– Fungsi key ini adalah untuk mengatur pengaturan program-program Adobe yang terdapat pada sub key.

14. HKEY_CURRENT_USER\Printers
– Fungsi key ini adalah untuk pengaturan perinter

15. HKEY_CURRENT_USER\Environment
– fungsi key ini adalah untuk mengatur variable environment

16. HKEY_CURRENT_USER\Control Panel
– Fungsi key ini adalah untuk mengatur control panel dan fungsi yang terdapat di dalamnya

17. HKEY_LOCAL_MACHINE\SOFTWARE\Microsoft\Windows\CurrentVersion\ RunOnce
– fungsi key ini adalah untuk menjalankan program sebanyak satu kali

18. HKEY_CURRENT_USER\Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\ Policies\Explorer
– fungsi key ini adalah untuk melakukan pengaturan terhadap akses pada tools-tools di windows explorer

19. HKEY_CURRENT_USER\Control Panel\Desktop
– fungsi key ini adalah untuk pengaturan tampilan desktop

20. HKEY_CURRENT_USER\Control Panel\Mouse
– fungsi key ini adalah untuk pengaturan properties pada mous

Comments

Popular posts from this blog

Langkah-langkah Menginstall Windows XP dengan Virtualbox

Pertama siapkan Laptop atau PC yang akan digunakan sebagai media instalasi. Pastikan Laptop atau PC anda telah terinstal Virtualbox, karena disini fungsi Virtualbox adalah sebagai mediator instalasi dan jangan lupa siapkan juga ISO Windows XPnya.

Mengenal Jumper Pada Komputer

          Jumper pada sebuah komputer sebenarnya adalah connector (penghubung) sirkuit elektrik yand digunakan untuk menghubungkan atau memutus hubungan pada suatu sirkuit. Jumper juga digunakan untuk melakukan setting pada papan elektrik seperti motherboard komputer.         Baiklah kita fokuskan sebuah Jumper pada sebuah komputer. Fungsi Jumper ini dalam komputer digunakan untuk menyetting perlengkapan komputer sesuai dengan keperluan. Beruntunglah kita yang pada saat ini penyettingan lewat Jumper sudah mulai berkurang penggunaannya. Sebab, semua fungsi setting saat ini sudah menggunakan outo setting sehingga memudahkan pengguna atau perakit komputer untuk tidak banyak menggunakan Jumper.         Jumper pada komputer biasanya digunakan pada Motherboard, Harddisk dan Optical Disk , dan pada beberapa VGA Card tertentu. Tetapi karena penggunaannya lebih banyak pada Moth...

Perintah Internal dan Perintah Eksternal Dos

       Perintah MS-DOS diketikkan dalam sebuah jendela yang disebut Command Prompt Window. Untuk keluar dari MS-DOS, ketik exit dalam jendela tersebut yaitu pada kursor yang berkedip-kedip.        MS-DOS Mode adalah sebuah shell dimana lingkungan MS-DOS di-emulasikan dalam Sistem Operasi 32-bit, seperti Windows. Program berbasis MS-DOS dapat berjalan di Windows dan biasanya ia membuat sebuah file yang disebut Program Information File (PIF) yang muncul sebagai shortcut di desktop anda.